1. Empat Kelompok pelaku ekonomi adalah ….
a. Rumah tangga produksi, konsumsi, distribusi dan negara
b. Rumah tangga keluarga, masyarakat, Negara dan swasta
c. Rumah tangga konsumsi, produksi, pemerintah dan luar negeri
d. Rumah tangga konsumsi, produksi, dalam negeri dan luar negeri
e. Konsumen, produsen, distributor dan agen pemerintah
2. (Ebtanas SMA Th 2004 No. 2) Menghabiskan atau mengurangi nilai barang dan jasa, merupakan ...
1. pengertian distribusi d. Tujuan konsumsi
2. tujuan distribusi e. Pengertian produksi
3. pengertian konsumsi
3. Kurva yang menunjukkan kombinasi konsumsi terhadap barang-barang yang menghasilkan tingkat kepuasan yang sama dinamakan ...
1. kurva permintaan d. Kurva indiference
2. kurva penawaran e. Kurva utilitas total
3. kurva Engel
4. Buku bagi siswa mempunyai ...
1. Nilai pakai subjektif d. Nilai tukar objektif
2. Nilai pakai objektif e. Nilai pasar
3. Nilai tukar subjektif
5. Di bawah ini pernyataan yang paling tepat tentang kegiatan produksi adalah ...
1. Budi menggunakan pulpen untuk menulis
2. Petani menggunakan traktor untuk mengolah tanah
3. Pegawai mendapat jatah makan siang setiap hari
4. Andi menggunakan sepeda motor setiap pergi ke sekolah
5. Toni membeli kendaraan bermotor untuk pergi ke kantor
6. Dalam ekonomi, kegiatan produksi dapat didefinisikan ...
1. kegiatan mengurangi kegunaan barang
2. kegiatan menyalurkan modal
3. kegiatan menyalurkan sarana produksi
4. kegiatan menggunakan sarana produksi
5. kegiatan meningkatkan kegunaan barang
7. (Ebtanas SMA Th 96 No. 06) Kegiatan produksi yang tergolong pada tingkat produksi tersier adalah ...
1. perdagangan, industri kerajinan
2. penebangan hutan, pertanian
3. usaha perbankan, biro perjalanan
4. kerajinan tangan, perikanan laut
5. pengangkutan barang, mendulang intan
8. (Ebtanas SMA Th 90 No. 03) Faktor produksi dapat dibedakan atas faktor produksi asli dan faktor produksi turunan . Yang termasuk faktor produksi asli adalah ...
1. tenaga kerja dan skill
2. alam dan modal
3. alam dan tenaga kerja
4. tenaga kerja dan modal
5. modal dan skill
9. (Ebtanas SMA Th 90 No. 04) Kegiatan nelayan menangkap ikan di laut, termasuk jenis bidang usaha ...
1. ekstraktif d. Perdagangan
2. agraris e. jasa
3. industri
10. (Ebtanas SMA Th 2005 No. 2) Untuk meningkatkan produksi dapat dilakukan dengan cara berikut ini :
1. Membuka lokasi baru/cabang
2. Meningkatkan kualitas SDM
3. Menambah mesin-mesin baru
4. Penataan posisi perlatan dan petigas yang tepat
5. Menambah tenaga kerja
Yang termasuk intensifikasi adalah ...
a. 1 dan 2 d. 2 dan 5
b. 2 dan 3 e. 3 dan 5
c. 2 dan 4
11. Balas jasa yang diterima rumah tangga dengan menyerahkan tenaga kerja untuk melakukan proses produksi di perusahaan berupa ...
1. Bunga d. sewa
2. Upah e. laba
3. jasa
12. Para pemilik tanah yang menyerahkan tanahnya untuk menghasilkan barang akan memperoleh penghasilan yang berupa ...
1. Laba d. bunga
2. Sewa e. jasa
3. upah
13. (Ebtanas SMA Th 2002 No 5) Menurut Gossen bila suatu kebutuhan dipenuhi terus menerus maka pada titik tertentu ...
1. kenikmatannya semakin bertambah d. Akan terjadi kebosanan
2. kenikmatannya semakin berkurang e. Mulai titik tertentu akan terjadi kepuasan
3. kenikmatannya akan hilang
14. Jika pemuasan kebutuhan dilakukan secara terus menerus, mula-mula tingkat kepuasannya tinggi, tetapi makin lama makin berkurang dan akhirnya terdapat kejenuhan. Hukum ini dikenal dengan ...
1. Hukum Gossen I d. Hukum pasar
2. Hukum Gossen II e. Hukum permintaan
3. Hukum Engel
15. Hukum Gossen II menyatakan bahwa :
1. kepuasan konsumsi tidak dapat diukur
2. tambahan kepuasan yang diperoleh seseorang dari mengonsumsi suatu barang akan semakin berkurang jika dilakukan secara terus menerus.
3. Kepuasan seseorang akan selalu terus bertambah bila mengonsumsi suatu barang
4. Setiap konsumen mampu membuat peringkat dalam mengonsumsi sejumlah barang di antara berbagai barang
5. Konsumen berusaha mencapai kepuasan maksimum atas berbagai macam barang sampai pada tingkat yang sama
17. Berikut ini merupakan hasil interaksi pelaku ekonomi dalam Circular flow of economic activity, kecuali ….
a. Arus barang/jasa hasil produksi dari Rumah tangga produksi ke Rumah tangga Konsumsi
b. Arus uang untuk pembayaran yang mengalir dari Rumah tangga konsumsi ke Rumah tangga produksi.
c. Arus faktor produksi mengalir dari Rumah tangga produksi ke Rumah tangga konsumsi
d. Arus jasa produksi (faktor produksi) dari Rumah tangga konsumsi ke rumah tangga produksi.
e. Arus uang (penghasilan) dari rumah tangga produksi ke rumah tangga konsumsi.
18. Peran masyarakat luar negeri dapat ditemui pada system perekonomian …
1. dua sector d. empat sektor
2. tiga sector e. lima sektor
3. empat sector
19. Berikut ini yang bukan termasuk pelaku ekonomi dalam perekonomian empat sector adalah …
1. luar negeri d. perusahaan
2. fasilitator e. pemerintah
3. rumah tangga
20. Peran rumah tangga produksi atau perusahaan sebagai agen pembangunan diwujudkan dengan …
1. meyediakan hasil produksi kepada konsumen
2. membantu pemerintah dalam mengatasi pengangguran
3. menggunakan sumber daya alam yang ada
4. memberikan sumbangan dana pada proyek pemerintah
5. menyediakan barang dengan harga terjangkau oleh konsumen
21. Interaksi kegiatan ekonomi antara perusahaan dan negara sebagai berikut, kecuali
1. Pajak d. uang dan barang
2. barang dan jasa e. factor-faktor produksi
3. pasar modal
22. EBTANAS-SMA-00-07
Kegiatan ekonomis yang dilakukan oleh rumah tangga konsumen adalah ...
A. menyalurkan barang dan jasa
B. membeli barang-barang modal
C. menyediakan faktor produksi
D. menyediakan sarana transportasi
E. menggunakan sarana produksi
24. Economic activity which can be done by foreign sector is …(Kegiatan ekonomi yang dapat dilakukan oleh sector luar negeri adalah …)
1. Production, consumption d. production, consumption, investment
2. Consumption, distribution e. production, consumption, distribution, investment
3. Production, consumption, distribution
25. The main function of company sector as an economic activity agent is…
1. Providing salary to employee d. producing goods or service for being sold
2. Dominating traffic marketing e. serving sales according to consumer’s willing
3. Managing company efficiently
26. Rumah tangga sebagai sector pelaku kegiatan ekonomi tidak dapat melakukan …
1. Menggunakan jasa transport d. menanam sayur mayor dan buah-buahan
2. Memproduksi barang-barang untuk dijual e. menyewa rumah
3. Mengambil hasil hutan
27. Tugas utama pemerintah sebagai pelaku kegiatan ekonomi adalah …
1. Membangun pasar d. melayani kepentingan masyarakat
2. Membangun jembatan e. membangun tempat peribadatan
3. Menghasilkan barang dan jasa
28. Kegiatan di bawah ini bukan merupakan kegiatan produksi yang dilakukan oleh pemerintah, yaitu …
1. PT Inhutani menghasilkan berbagai jenis hasil hutan
2. PT Pos Indonesia menghasilkan jasa pos
3. PT Telkom Indonesia menghasilkan jasa telekomunikasi
4. PT Gudang Garam menghasilkan rokok
5. PLN menghasilkan jasa perlistrikan
29. Yang berperan menyediakan factor produksi adalah
1. RTK d. pemerintah
2. RTP e. pabrik
3. Luar negeri
30. Yang berperan mengelola factor produksi adalah
1. RTK d. pemerintah
2. RTP e. pabrik
3. konsumen
31. (Ebtanas SMA Th 90 No 05) Rumah tangga konsumsi dipengaruhi antara lain oleh faktor-faktor. Yang merupakan faktor ekstern adalah :
1. kebudayaan
2. keluarga
3. kelas sosial
4. motivasi
33. Perluasan produksi pertanian dapat dilakukan dengan cara ekstensifikasi yaitu dengan cara :
1. penggunaan bibit unggul
2. menambah jumlah tenaga kerja
3. perbaikan mutu tanah
4. mencetak sawah baru
34. Faktor produksi beserta balas jasanya yang tepat adalah
1. Sumber daya alam balas jasanya uang sewa
2. Sumber daya manusia balas jasanya upah
3. Modal balas jasanya bunga
4. Skill / kewirausaan balas jasanya laba
35. Beberapa tujuan konsumsi :
1. Memenuhi berbagai jenis kebutuhan
2. Menambah nilai guna barang dan jasa
3. Mendapatkan kepuasan
4. Menjaga kontinuitas usaha perusahaan
36. Balas jasa bagi factor produksi sumber daya manusia dan modal berturut-turut adalah :
1. Upah
2. Sewa
3. bunga
4. laba
37. Balas jasa bagi factor produksi modal dan skill berturut-turut adalah
1. bunga
2. Sewa
3. laba
4. upah
38. Peran pelaku ekonomi rumah tangga perusahaan
1. Menyediakan factor produksi
2. Penghasil dan penyalur barang
3. Menerima balas jasa
4. Menyalurkan barang dan jasa
39. Yang sama-sama dilakukan oleh RTK dan RTP adalah :
1. Memproduksi barang dan jasa
2. Memberikan balas jasa kepada pemberi factor produksi
3. Menyediakan factor produksi
4. Membayar pajak
40. Peran rumah tangga konsumsi adalah
1. Menyediakan factor produksi
2. Mengolah factor produksi
3. Menerima balas jasa
4. Memberikan balas jasa
41. EBTANAS-SMA-88-02
Sebagian besar penduduk daerah A hidup dari usaha menangkap ikan di laut, daerah B hidup dari usaha mengambil hasil hutan.
Dalam ilmu ekonomi jenis usaha produksi yang dilakukan oleh sebagian besar penduduk kedua daerah itu adalah ...
A. agraris
B. ekstraktif
C. industri
D. jasa
E. transpor
42. EBTANAS-SMA-88-31
Perhatikan tabel berikut:
Dari tabel tersebut di atas law of diminishing returns berlaku sejak perluasan jumlah kerja ...
A. 5 dengan jumlah hasil 57
B. 2 dengan jumlah hasil 21
C. 3 dengan jumlah hasil 33
D. 1 dengan jumlah hasil 10
E. 4 dengan jumlah hasil 47
43. EBTANAS-SMA-88-41
Setiap tindakan manusia pada umumnya dilandasi dengan prinsip ekonomi serta didorong oleh motif ekonomi seperti ...
(1) mendapatkan laba maksimum dengan pengorbanan tertentu
(2) mendapatkan kedudukan di dalam pekerjaan
(3) mendapatkan kekuasaan dalam bidang ekonomi
(4) mendapatkan kekuasaan dalam bidang politik
44. EBTANAS-SMA-87-03
Usaha pengolahan baik bidang agraria maupun apa yang disajikan oleh alam termasuk bidang usaha ...
A. ekstraktif
B. industri
C. transportasi
D. perdagangan
E. agraria
45. EBTANAS-SMA-87-04
Bila harga itu sangat dipengaruhi oleh penilaian pembeli dan penjual terhadap barang yang akan dibeli atau dijual maka harga itu dinamakan ...
A. harga obyektif
B. harga subyektif
C. harga pokok
D. harga pasar
E. harga keseimbangan
46. EBTANAS-SMA-87-26
Amin adalah seorang pelajar yang tinggal di tingkat lima sebuah rumah bersusun. Tempat dia tinggal tidak mempunyai pekarangan. Bagi Amin cangkul tidak mempunyai ...
A. nilai pakai subyektif
B. nilai pakai obyektif
C. nilai tukar subyektif
D. nilai tukar obyektif
E. nilai pakai dan nilai tukar
47. EBTANAS-SMA-87-29
Pada grafik di atas kita dapat melihat bahwa ...
A. tingkat kepuasaan maksimum pada jumlah 5
B. tingkat kepuasaan maksimum pada jumlah 0
C. tingkat kepuasaan maksimum pada jumlah 2
D. tingkat kepuasaan maksimum pada jumlah 4
E. tingkat kepuasaan maksimum pada jumlah 3
48. EBTANAS-SMA-87-36
Faktor-faktor yang menentukan tinggi rendahnya sewa tanah menurut Von Thunnen adalah ...
(1) perbedaan letak
(2) sempitnya lahan garapan
(3) perbedaan kesuburan tanah
(4) naiknya harga barang lain
49. EBTANAS_SMA-90-03
Faktor produksi dapat dibedakan atas faktor produksi asli dan faktor produksi turunan.
Yang termasuk faktor produksi asli adalah ...
A. tenaga kerja dan skill
B. alam dan modal
C. alam dan tenaga kerja
D. tenaga kerja dan modal
E. modal dan skill
50. EBTANAS_SMA-90-04
Kegiatan nelayan menangkap ikan di laut, termasuk jenis bidang usaha ...
A. ekstratif
B. agraris
C. industri
D. perdagangan
E. jasa
51. EBTANAS_SMA-90-05
Rumahtangga konsumsi dipengaruhi antara lain oleh faktor-faktor:
1. motivasi
2. keluarga
3. kepribadian
4. kebudayaan
5. kelas sosial
6. sikap
Dimana faktor-faktor tersebut yang termasuk faktor ekstern adalah ...
A. 1 dan 2
B. 3 dan 4
C. 2, 4, dan 6
D. 2, 4, dan 5
E. 3, 5, dan 6
52. EBTANAS_SMA-90-06
Menjaga kualitas barang dengan melakukan seleksi sebelum dipasarkan agar kepercayaan konsumen tetap terjaga, seharusnya dilakukan oleh perusahaan.
Hal di atas dalam fungsi pemasaran termasuk ...
A. fungsi selling
B. fungsi buying
C. standardisasi
D. merchandishing
E. risk bearing
53. EBTANAS_SMA-90-10
Di bawah ini merupakan ketergantungan nilai suatu barang, kecuali ...
A. guna suatu barang
B. bentuk suatu barang
C. jumlah suatu barang
D. kelangkaan suatu barang
E. mutu suatu barang
54. EBTANAS_SMA-90-48
Berkurangnya luas hutan akibat perluasan lahan pertanian akan membawa akibat buruk bagi pertanian dan ekosistem, karena ...
A. berkurangnya air tanah
B. meningkatnya hama
C. berkurangnya banjir
D. menghindari erosi
E. meningkatnya suhu udara
55. EBTANAS-SMA-93-02
Tindakan perusahaan tahu yang membeli kedelai di pasar untuk bahan baku dapat digolongkan ke dalam kegiatan ekonomi ...
A. produksi
B. distribusi
C. konsumsi
D. perdagangan
E. pemasarah
56. EBTANAS-SMA-93-04
Berikut ini adalah cara memperluas produksi:
1. memperluas lahan pertanian
2. pemberian pupuk dan penggunaan bibit unggul
3. keterampilan kerja melalui latihan kepada karyawan
4. memperluas areal atau lokasi lahan
Yang termasuk cara memperluas produksi insentif adalah nomor..,.
A. 1, 3
B. 2, 3
C. 1, 4
D. 2, 4
E. 3, 4
57. EBTANAS-SMA-93-05
Faktor intern yang mempengaruhi tingkat konsumsi rumahtangga adalah ...
A. motivasi, kepribadian, kebudayaan
B. kebudayaan, lingkungan, dan motivasi
C. lingkungan, kepribadian, dan sikap
D. motivasi, kepribadian, dan sikap
E. kepribadian, lingkungan, dan kebudayaan
58. EBTANAS-SMA-93-18
Penetapan lokasi perusahaan berdasarkan pertimbangan tersedianya bahan dasar, prasarana angkutan, dan lokasi pasar, adalah faktor ...
A. ekonomi
B. sejarah
C. alam
D. keamanan
E. pajak
59. EBTANAS-SMA-86-02
Seorang pembeli dapat digolongkan sebagai pembeli Supermarginal apabila ...
a. mempunyai harga beli sama dengan harga pasar
b. dapat membeli barang di atas harga pasar
c. mempunyai tenaga beli lebih kecil dari harga pasar
d. tidak berdaya beli
e. pembeli yang tidak menawar
60. EBTANAS-SMA-86-03
Kolom A, B, dan C di atas adalah cara-cara meningkatkan produksi. Cara intensif untuk meningkatkan produksi adalah ...
A. kolom A
B. kolom B
C. kolom C
D. kolom A dan B
E. kolom B dan C
61. EBTANAS-SMA-86-16
Untuk melindungi para konsumen, pemerintah dapat menentukan ...
A. harga maksimum barang
B. harga minimum barang
C. harga subjektif barang
D. harga objektif barang
E. harga pokok barang
62. EBTANAS-SMA-86-19
Tindakan-tindakan yang diambil pemerintah guna meningkatkan kemakmuran rakyat disebut ...
A. teori ekonomi
B. hukum ekonomi
C. politik ekonomi
D. prinsip ekonomi
E. transaksi ekonomi
63. EBTANAS-SMA-91-03
Yang tergolong ke dalam sistem distribusi langsung adalah ...
A. membeli barang di pabrik dan dijual kembali kepada konsumen
B. membeli barang dari pabrik dan langsung mengirim kepada konsumen
C. membeli barang kepada pengecer untuk dikomsumsi sendiri
D. membuat barang sendiri dan menjualnya kepada pedagang eceran
E. membuat barang sendiri dan menjualnya kepada konsumen
64. EBTANAS-SMA-91-04
Ekstensifikasi sektor pertanian dapat dilakukan dengan ...
A. menambah jumlah pemakaian pupuk
B. memperbaiki sistem irigasi
C. pemakaian bibit unggul
D. membuka lahan baru
E. melaksanakan tumpang sari
65.EBTANAS-SMA-91-13
Harga Rp 150.000.000,00 yang dibayar oleh seorang kolektor untuk sebuah mobil keluaran tahun 1830 adalah ...
A. nilai tukar subyektif
B. nilai tukar batas
C. nilai tukar obyektif
D. nilai pakai obyektif
E. nilai pakai subyektif •
67. EBTANAS-SMA-91-14
Teori nilai obyektif yang dikemukakan oleh Hume dan Locke adalah ...
A. nilai suatu barang ditentukan oleh biaya yang dikeluarkan untuk memproduksi suatu barang
B. nilai suatu barang ditentukan oleh biaya tenaga kerja yang digunakan untuk membuat barang tersebut
C. nilai suatu barang ditentukan berdasarkan pada biaya rata-rata tenaga kerja masyarakat
D. nilai suatu barang ditentukan oleh jumlah permintaan dan penawaran suatu barang yang ada di pasar
E. nilai suatu barang didasarkan biaya yang dikeluarkan untuk memproduksi kembali suatu barang
68. EBTANAS-SMA-91-22
Tinggi rendah sewa tanah menurut David Ricardo adalah ...
A. tinggi rendahnya sewa tanah ditentukan oleh perbedaan letak tanah dari pusat pasar
B. sewa tanah mutlak selama harga hasil dari penggunaan tanah tersebut masih memberikan keuntungan
C. tinggi rendahnya sewa tanah ditentukan oleh perbedaan kesuburan tanah
D. sewa tanah ditentukan oleh kesuburan asli tanah yang diolah
E. sewa tanah ditentukan oleh peraturan pemerintah yang berlaku
70. Manfaat yang diperoleh karena mengkonsumsi barang, disebut…
a. Utility
b. Marginal
c. Marginal utility
d. Total utility
e. Gossen law
71. Marginal utility didefinisikan sebagai
a. Manfaat keseluruhan dari hasil penjualan
b. Tambahan penerimaan dari hasil penjualan
c. Tambahan biaya akibat tambahan output
d. Tambahan penerimaan karena tambahan output
e. Manfaat tambahan yang diperoleh dari bertambahnya satu unit barang yang dikonsumsi
(SIMAK UI, kode 937, 2009)
72. SPMB 2006 Reg I,
Tenaga kerja dan sumber daya alam disebut factor produksi primer karena…
a. Ketersediaannya dipengaruhi factor nonekonomi
b. Merupakan input yang penting
c. Merupakan input tak tergantikan
d. Input yang selalu tersedia
e. Input yang dominan
73. SPMB 2004,
Setiap kegiatan yang berhubungan dengan menambah, menciptakan ilai suatu barang atau jasa, disebut…
a. Perdagangan
b. Pemasaran
c. Konsumsi
d. Produksi
e. Distribusi
74. SPMB 2002 Reg II,
Hukum Gossen II mengatur bagaimana seorang konsumen …
a. Membagi barang tertentu untuk berbagai kebutuhan
b. Memilih salah satu diantara berbagai alternative penggunaan
c. Mengalokasikan pendapatannya untuk berbagai barang dan yang menghasilkan kepuasan maksimum
d. Memilih kualitas barang-barang yang memuaskan
e. Menentukan nilai barang yang paling memuaskan
75. SPMB 2002 Reg II,
Yang dimaksud dengan factor produksi asli adalah …
a. Modal dan tenaga kerja
b. Bank dan tenaga kerja
c. Alam dan tenaga kerja
d. Pengusaha dan modal
e. Wiraswasta dan bank
Sabtu, 25 September 2010
Senin, 06 September 2010
Profile Wirausahawan Terkenal
Ir. Ciputra
Ir Ciputra Pengusaha Sukses, Sebuah Inspirasi |
Profil dan Otobiografi Singkat Ir. Ciputra Ir. Ciputra (lahir di Parigi, Sulawesi Tengah, 24 Agustus 1931; umur 77 tahun) adalah seorang insinyur dan pengusaha di Indonesia. Ciputra menghabiskan masa kecil hingga remajanya di sebuah desa terpencil di pojokan Sulawesi Utara. Begitu jauhnya sehingga desa itu sudah nyaris berada di Sulawesi Tengah. Jauh dari Manado, jauh pula dari Palu. Sejak kecil Ciputra sudah merasakan kesulitan dan kepahitan hidup. Terutama saat bapaknya ditangkap dan diseret dihadapannya oleh pasukan tak dikenal, dituduh sebagai mata-mata Belanda/ Jepang dan tidak pernah kembali lagi (pada tahun 1944). Ketika remaja sekolah di SMP Frater Donbosco Manado. Ketika tamat SMA, kira-kira saat dia berusia 17 tahun, dia meninggalkan desanya menuju Jawa, lambang kemajuan saat itu. Dia ingin memasuki perguruan tinggi di Jawa. Maka, masuklah dia ke ITB (Institut Teknologi Bandung). Keputusan Ciputra untuk merantau ke Jawa tersebut merupakan salah satu momentum terpenting dalam hidupnya yang pada akhirnya menjadikan Ciputra orang sukses. Keputusan Ciputra untuk merantau ketika tamat SMA merupakan keputusan yang tepat, karena pada usia tersebut muncul adanya keinginan untuk bebas yang disertai rasa tanggung jawab pada diri individu. Ciputra adalah perantau yang sempurna. Dia mendapatkan kebebasan, tapi juga memunculkan rasa tanggung jawab pada dirinya. Bagi Ciputra, perintis pengembang properti nasional sekaligus pembangun 20 kota satelit di seluruh Indonesia, pengalaman hidup susah sejak kecil adalah pemicu kesuksesannya. Ciputra yang lahir di Parigi, Sulawesi Tengah 77 tahun lalu, harus merasakan kerasnya hidup sejak usia 12 tahun, tanpa ayah. Sang ayah ditangkap tentara pendudukan Jepang dan akhirnya meninggal di penjara. Sebagai bungsu dari 3 bersaudara, Ciputra kecil harus bergelut dengan berbagai pekerjaan untuk mencari uang membantu sang ibu yang berjualan kue. Ciputra yang mengaku sangat bandel dan nakal sejak kecil, juga harus berjalan kaki tanpa alas kaki sejauh 7 kilometer ke sekolah setiap hari. Kenakalan Ciputra terlihat dari sifatnya yang seenaknya sendiri. Saat disuruh belajar bahasa Belanda, Jepang atau China, dia malas. Dia hanya mau belajar bahasa yang dianggapnya akan berguna baginya, yaitu bahasa Indonesia. Akibatnya, saat usia 12 tahun dia masih di kelas 2 SD karena berkali-kali tinggal kelas. Pasca ditinggal sang ayah, barulah Ciputra bangkit dan mau belajar giat hingga selalu menjadi nomor 1 di sekolah. Kegemilangan prestasi Ciputra terus berlanjut hingga mampu menamatkan kuliah di jurusan arsitektur ITB. Setelah lulus kuliah, jiwa wirausaha Ciputra mengantarkannya menjadi raksasa pengembang properti di tanah air lewat PT Pembangunan Jaya saat itu, dan akhirnya menjadi grup Ciputra. Dan hingga kini, berbagai bangunan properti yang menghiasi wajah Jakarta, tak bisa dilepaskan dari campur tangan seorang Ciputra. Buku Ciputra Way CIPUTRA, Pengusaha asal Sulawesi Tengah Ketika mula didirikan, PT Pembangunan Jaya cuma dikelola oleh lima orang. Kantornya menumpang di sebuah kamar kerja Pemda DKI Jakarta Raya. Kini, 20-an tahun kemudian, Pembangunan Jaya Group memiliki sedikitnya 20 anak perusahaan dengan 14.000 karyawan. Namun, Ir. Ciputra, sang pendiri, belum merasa sukses. ``Kalau sudah merasa berhasil, biasanya kreativitas akan mandek,`` kata Dirut PT Pembangunan Jaya itu. Ciputra memang hampir tidak pernah mandek. Untuk melengkapi 11 unit fasilitas hiburan Taman Impian Jaya Ancol (TIJA), Jakarta -- proyek usaha Jaya Group yang cukup menguntungkan -- telah dibangun "Taman Impian Dunia". Di dalamnya termasuk "Dunia Fantasi", "Dunia Dongeng", "Dunia Sejarah", "Dunia Petualangan", dan "Dunia Harapan". Sekitar 137 ha areal TIJA yang tersedia, karenanya, dinilai tidak memadai lagi. Sehingga, melalui pengurukan laut (reklamasi) diharapkan dapat memperpanjang garis pantai Ancol dari 3,5 km menjadi 10,5 km. Masa kanak Ciputra sendiri cukup sengsara. Lahir dengan nama Tjie Tjin Hoan di Parigi, Sulawesi Tengah, ia anak bungsu dari tiga bersaudara. Dari usia enam sampai delapan tahun, Ci diasuh oleh tante-tantenya yang "bengis". Ia selalu kebagian pekerjaan yang berat atau menjijikkan, misalnya membersihkan tempat ludah. Tetapi, tiba menikmati es gundul (hancuran es diberi sirop), tante-tantenyalah yang lebih dahulu mengecap rasa manisnya. Belakangan, ia menilainya sebagai hikmah tersembunyi. "Justru karena asuhan yang keras itu, jiwa dan pribadi saya seperti digembleng," kata Ciputra. Pada usia 12 tahun, Ciputra menjadi yatim. Oleh tentara pendudukan Jepang, ayahnya, Tjie Siem Poe, dituduh anti-Jepang, ditangkap, dan meninggal dalam penjara. "Lambaian tangan Ayah masih terbayang di pelupuk mata, dan jerit Ibu tetap terngiang di telinga," tuturnya sendu. Sejak itu, ibunyalah yang mengasuhnya penuh kasih. Sejak itu pula Ci harus bangun pagi- pagi untuk mengurus sapi piaraan, sebelum berangkat ke sekolah -- dengan berjalan kaki sejauh 7 km. Mereka hidup dari penjualan kue ibunya. Atas jerih payah ibunya, Ciputra berhasil masuk ke ITB dan memilih Jurusan Arsitektur. Pada tingkat IV, ia, bersama dua temannya, mendirikan usaha konsultan arsitektur bangunan -- berkantor di sebuah garasi. Saat itu, ia sudah menikahi Dian Sumeler, yang dikenalnya ketika masih sekolah SMA di Manado. Setelah Ciputra meraih gelar insinyur, 1960, mereka pindah ke Jakarta, tepatnya di Kebayoran Baru. ``Kami belum punya rumah. Kami berpindah-pindah dari losmen ke losmen,`` tutur Nyonya Dian, ibu empat anak. Tetapi dari sinilah awal sukses Ciputra. Pada tahun 1997 terjadilah krisis ekonomi. Krisis tersebut menimpa tiga group yang dipimpin Ciputra: Jaya Group, Metropolitan Group, dan Ciputra Group. Namun dengan prinsip hidup yang kuat Ciputra mampu melewati masa itu dengan baik. Ciputra selalu berprinsip bahwa jika kita bekerja keras dan berbuat dengan benar, Tuhan pasti buka jalan. Dan banyak mukjizat terjadi, seperti adanya kebijakan moneter dari pemerintah, diskon bunga dari beberapa bank sehingga ia mendapat kesempatan untuk merestrukturisasi utang-utangnya. Akhirnya ketiga group tersebut dapat bangkit kembali dan kini Group Ciputra telah mampu melakukan ekspansi usaha di dalam dan ke luar negeri. Ciputra telah sukses melampaui semua orde; orde lama, orde baru, maupun orde reformasi. Dia sukses membawa perusahaan daerah maju, membawa perusahaan sesama koleganya maju, dan akhirnya juga membawa perusahaan keluarganya sendiri maju. Dia sukses menjadi contoh kehidupan sebagai seorang manusia. Memang, dia tidak menjadi konglomerat nomor satu atau nomor dua di Indonesia, tapi dia adalah yang TERBAIK di bidangnya: realestate. Pada usianya yang ke-75, ketika akhirnya dia harus memikirkan pengabdian masyarakat apa yang akan ia kembangkan, dia memilih bidang pendidikan. Kemudian didirikanlah sekolah dan universitas Ciputra. Bukan sekolah biasa. Sekolah ini menitikberatkan pada enterpreneurship. Dengan sekolah kewirausahaan ini Ciputra ingin menyiapkan bangsa Indonesia menjadi bangsa pengusaha. |
Minggu, 05 September 2010
Entrepreneurship atau kewirausahaan
► Pengertian Entrepreneurship/kewirausahaan :
2. Entrepreneurship adalah proses penciptaan sebuah usaha baru sebagai tindakan bisnis independen yang diposisikan untuk tumbuh dan yang menguntungkan bagi para pendiri. (Winardi,2008. p307)
Menurut Profesor Edwood Chapman, sikap mental adalah cara mengomunikasikan atau mengepresikan suasana hati atau watak kepada orang lain. Jika ekspresi kita kepada orang lain positif, maka kita disebut orang yang bersikap mental positif. Sebaliknya, jika ekspresi kita kepada orang lain negatif, kita disebut orang yang bersikap mental negatif. Sikap mental positif mendorong kita untuk mencapai tujuan dengan gigih. Ketika kita jatuh terperosok, kita masih dapat m
Sikap mental positif mendorong kita untuk menjadi lebih kreatif. Setiap terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan, dengan sikap mental positif, kita masih dapat menanggapinya dengan mencari suatu hikmah di baliknya secara kreatif.
2. MENJAGA KREATIVITAS
Entrepreneur merupakan orang yang menanggapi setiap perubahan lingkungan secara kreatif dan inovatif. Baginya, lingkungan macam apapun tidak menimbulkan masalah, termasuk saat terjadi krisis. Dengan demikian, dibalik timbulnya kesulitan atau ancaman, terdapat peluang yang menjanjikan. Kreativitas adalah kemampuan untuk menyajikan gagasan atau ide baru, sedangkan inovasi merupakan aplikasi dari gagasan ide baru tersebut.
Kita semua sesungguhnya merupakan mahluk kreatif, tetapi karena kreativitas ini jarang dipraktikan secara rutin, ia menjadi lumpuh. Hal ini serupa dengan otot-otot seseorang yang tidak pernah dilatih. Hasil tes yang dilakukan untuk mengukur kreativitas pada kelompok umur yang berbeda menunjukan hal ini. George Land melaporkan dalam Break-Point and Beyond, bahwa anak usia 5 tahun mencetak skor 98%, anak usia 10 tahun mencetak skor 32%, anan usia 15 tahun mencetak skor 10%, dan orang dewasa usia 42 tahun mencetak skor hanya 2%. Hal ini terjadi karena anak-anak menjadikan ketrampilan berfikir kreatif sebagai suatu kegiatan rutin. Mereka selalu mengamati dan bertanya, dan kata tanya yang paling disukainya adalah "Mengapa?". Kadang-kadang, anak ini tidak percaya pada jawabab yang diberikan orang dewasa sampai mereka menguji dan mengambil kesimpulannya sendiri.
3. TEKNIK MENCIPTA IDE: MINIMISASI
Banyak yang bertanya kepada saya mengenai cara menciptakan ide itu. Bagaimana agar ide tersebut dapat terwujud dalam usaha? Bahkan kalau perlu, Bagaimana caranya agar ide tersebut dapat melambungkan usaha? Menciptakan ide yang orisinil tidaklah mudah sehingga dapat digunakan beberapa teknik. Salah satu teknik tersebut adalah teknik minimisasi.
Teknik minimisasi, selain pengecilan dalam fisik, dapat pula bermakna pengecilan dalam hal waktu. Honda meraih sukses dengan menggunakan teknik minimisasi dalam hal fisik ketika memasuki pasar AS. Pada saat itu di AS, sepeda motor yang ada adalah sepeda motor besar 250cc dan 350cc. Awalnya Honda coba membuat sepeda motor besar, tetapi mengalami kegagalan. Akhirnya Honda menggunakan teknik minimisasi dengan membuat sepeda motor 50cc yang disebut Super Cup, yang mengawali kesuksesan Honda. Dalam jangka hanya 5 tahun, satu diantara dua sepeda motor di Los Angeles bermerek Honda.
Pimpinan Sony Akio Morita juga menggunakan teknik mimimisasi . Ketika melihat anak-anak muda mendengarkan musik dengan memanggul tape recorder besar di bahunya dan dibawa ke mana-mana, muncul satu pertanyaan dalam benaknya: Bagaimana kalau dapat diganti dengan tape recorder kecil dan dapat dimasukan ke dalam saku? Ide tersebut diwujudkan oleh Morita dengan menciptakan Walkman, yang merupakan awal dari kesuksesan perusahaan Sony tersebut.
4. KREATIVITAS PERIKLANAN
Kreativitas adalah kemampuan untuk menyajikan gagasan atau ide baru, sedangkan inovasi merupakan aplikasi dari gagasan atau ide baru tersebut.
Sosiolog asal Jerman, Max Weber, berpendapat bahwa orang kreatif dengan menggunakan dua cara, yaitu berfikir obyektif, rasional, berdasarkan fakta dan berfikir kualitatif, intuitif, berdasarkan nilai. Sebagai contoh, saat menjawab pertanyaan dalam tes, digunakan gaya berfikir rasional dan berdasarkan fakta. Namun saat membeli mobil, digunakan intuisi dan pengetahuan untuk membuat keputusan yang bernilai kualitatif dari feature, gaya dan kinerja mobil terhadap harga mobil.
Istilah tentang entrepreneurship sudah dikenal dalam sejarah ilmu ekonomi sebagai ilmu pengetahuan sejak tahun 1755. Adalah Richard Cantillon, seorang ahli ekonomi Perancis keturunan Irlandia yang dianggap sebagai orang pertama yang menggunakan istilah entrepreneurship dan entrepreneur (winardi, 2008). Istilah Entrepreneurship dari berbagai sumber ahli sebagai berikut :
1. Entrepreneurship merupakan sebuah proses dan para entrepreneur merupakan inovator yang memanfaatkan proses tersebut sebagai alat untuk menghancurkan kondisi Status Quo melalui kombinasi dan sumber daya serta metode-metode baru dalam bidang perniagaan. (Winardi,2008. p306)
2. Entrepreneurship adalah proses penciptaan sebuah usaha baru sebagai tindakan bisnis independen yang diposisikan untuk tumbuh dan yang menguntungkan bagi para pendiri. (Winardi,2008. p307)
► Ciri-ciri Entrepreneurship/kewirausahaan :
1. Mau dan mampu mencari dan menangkap peluang usaha yang menguntungkan serta melakukan apa saja yang perlu untuk memanfaatkannya.
2. Mau dan mampu bekerja keras dan tekun dalam menghasilkan barang dan jasa serta mencoba cara kerja yang lebih tepat dan efisien.
3. Mau dan mampu berkomunikasi, tawar-menawar dan memusyawarahkan dengan berbagai pihak yang besar pengaruhnya pada kemajuan usaha terutama para pembeli/ langganan (memiliki salesmanship).
4. Menghadapi hidup dan menangani usaha dengan terencana, jujur, hemat dan disiplin.
5. Mencintai kegiatan usahanya dan perusahaannyasertalugas dan tangguh tapi cukup luwes dalam
melindunginya.
6. Mau dan mampu meningkatkan kapasitas diri sendiri dan kapasitas perusahaan dengan memanfaatkan dan memotivasi orang lain (leadership, managerialship) serta melakukan perluasan dan pengembangan usaha dengan resiko yang moderat.
7. Berusaha mengenal dan mengendalikan lingkungan, serta menggalang kerjas
ama yang saling menguntungkan dengan berbagai pihak yang berkepentingan terhadap perusahaan.
8. Memiliki rasa percaya diri dan sikap mandiri yang tinggi untuk berusaha mencari penghasilan dan keuntungan melalui perusahaan.
► Sikap Positif para Entrepreneurship/Kewirausahaan :
1. SENJATA AMPUH
Menurut Profesor Edwood Chapman, sikap mental adalah cara mengomunikasikan atau mengepresikan suasana hati atau watak kepada orang lain. Jika ekspresi kita kepada orang lain positif, maka kita disebut orang yang bersikap mental positif. Sebaliknya, jika ekspresi kita kepada orang lain negatif, kita disebut orang yang bersikap mental negatif. Sikap mental positif mendorong kita untuk mencapai tujuan dengan gigih. Ketika kita jatuh terperosok, kita masih dapat m
engatakan "Ah ini cuma kesandung batu kecil. Tujuan kita belum tercapai". Kita pun mampu bangkit kembali. Soichiro Honda (gambar di samping) tetap bersikap mental positif ketika piston berbentuk cincin buatannya ditolak oleh Toyota dan ditertawakan oleh para teknisi. Setelah bertahan selama dua tahun dan memperbaiki kelemahan piston tersebut, akhirnya Toyota mau menerimanya. Bahkan, ketika pabriknya dibom dua kali dan dihancurkan oleh gempa bumi, ia tetap bersikap mental positif dalam meraih cita-citanya untuk tetap mempunyai pabrik.
Sikap mental positif mendorong kita untuk menjadi lebih kreatif. Setiap terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan, dengan sikap mental positif, kita masih dapat menanggapinya dengan mencari suatu hikmah di baliknya secara kreatif.
2. MENJAGA KREATIVITAS
Entrepreneur merupakan orang yang menanggapi setiap perubahan lingkungan secara kreatif dan inovatif. Baginya, lingkungan macam apapun tidak menimbulkan masalah, termasuk saat terjadi krisis. Dengan demikian, dibalik timbulnya kesulitan atau ancaman, terdapat peluang yang menjanjikan. Kreativitas adalah kemampuan untuk menyajikan gagasan atau ide baru, sedangkan inovasi merupakan aplikasi dari gagasan ide baru tersebut.
Kita semua sesungguhnya merupakan mahluk kreatif, tetapi karena kreativitas ini jarang dipraktikan secara rutin, ia menjadi lumpuh. Hal ini serupa dengan otot-otot seseorang yang tidak pernah dilatih. Hasil tes yang dilakukan untuk mengukur kreativitas pada kelompok umur yang berbeda menunjukan hal ini. George Land melaporkan dalam Break-Point and Beyond, bahwa anak usia 5 tahun mencetak skor 98%, anak usia 10 tahun mencetak skor 32%, anan usia 15 tahun mencetak skor 10%, dan orang dewasa usia 42 tahun mencetak skor hanya 2%. Hal ini terjadi karena anak-anak menjadikan ketrampilan berfikir kreatif sebagai suatu kegiatan rutin. Mereka selalu mengamati dan bertanya, dan kata tanya yang paling disukainya adalah "Mengapa?". Kadang-kadang, anak ini tidak percaya pada jawabab yang diberikan orang dewasa sampai mereka menguji dan mengambil kesimpulannya sendiri.
3. TEKNIK MENCIPTA IDE: MINIMISASI
Banyak yang bertanya kepada saya mengenai cara menciptakan ide itu. Bagaimana agar ide tersebut dapat terwujud dalam usaha? Bahkan kalau perlu, Bagaimana caranya agar ide tersebut dapat melambungkan usaha? Menciptakan ide yang orisinil tidaklah mudah sehingga dapat digunakan beberapa teknik. Salah satu teknik tersebut adalah teknik minimisasi.
Teknik minimisasi, selain pengecilan dalam fisik, dapat pula bermakna pengecilan dalam hal waktu. Honda meraih sukses dengan menggunakan teknik minimisasi dalam hal fisik ketika memasuki pasar AS. Pada saat itu di AS, sepeda motor yang ada adalah sepeda motor besar 250cc dan 350cc. Awalnya Honda coba membuat sepeda motor besar, tetapi mengalami kegagalan. Akhirnya Honda menggunakan teknik minimisasi dengan membuat sepeda motor 50cc yang disebut Super Cup, yang mengawali kesuksesan Honda. Dalam jangka hanya 5 tahun, satu diantara dua sepeda motor di Los Angeles bermerek Honda.
Pimpinan Sony Akio Morita juga menggunakan teknik mimimisasi . Ketika melihat anak-anak muda mendengarkan musik dengan memanggul tape recorder besar di bahunya dan dibawa ke mana-mana, muncul satu pertanyaan dalam benaknya: Bagaimana kalau dapat diganti dengan tape recorder kecil dan dapat dimasukan ke dalam saku? Ide tersebut diwujudkan oleh Morita dengan menciptakan Walkman, yang merupakan awal dari kesuksesan perusahaan Sony tersebut.
4. KREATIVITAS PERIKLANAN
Kreativitas adalah kemampuan untuk menyajikan gagasan atau ide baru, sedangkan inovasi merupakan aplikasi dari gagasan atau ide baru tersebut.
Sosiolog asal Jerman, Max Weber, berpendapat bahwa orang kreatif dengan menggunakan dua cara, yaitu berfikir obyektif, rasional, berdasarkan fakta dan berfikir kualitatif, intuitif, berdasarkan nilai. Sebagai contoh, saat menjawab pertanyaan dalam tes, digunakan gaya berfikir rasional dan berdasarkan fakta. Namun saat membeli mobil, digunakan intuisi dan pengetahuan untuk membuat keputusan yang bernilai kualitatif dari feature, gaya dan kinerja mobil terhadap harga mobil.
15 Kata Motivasi
1. Jangan mudah putus asa
2. Menuliskan tujuan akan sangat membantu dalam menjaga alasan melakukan sesuatu.
3. Menciptakan kebiasaan baru adalah salah satu dari kunci sukses. Jika anda ingin sukses Anda harus mulai menciptakan kebiasaan-kebiasaan yang akan membawa Anda kepada kesuksesan.
4. Sedetik waktu terlewat, tidak akan pernah bisa kembali. Maka jangan sia-siakan waktu yang kita miliki.
5. Dalam mengahadapi perubahan dan untuk menjadi manusia unggul ada satu jalan yang tidak boleh tidak harus kita lakukan, yaitu selalu memperbaiki diri terus-menerus.
6. Jika Anda ingin suatu kehidupan yang berbeda, buatlah keputusan yang berbeda juga.
7. Mari kita sama-sama belajar kepada pengalaman. Bukan saja pengalaman diri kita saja, tetapi kita juga bisa belajar pada pengalaman orang lain. Pengalaman adalah guru yang bijak.
8. Ketekunan dan kesabaran jika digabungkan menjadi modal yang sangat besar untuk meraih sukses.
9. Jangan menganggap diri kita tidak mampu sebelum mencoba, belajar, dan berlatih.
10. Orang yang berhasil akan mengambil manfaat dari kesalahan-kesalahan yang ia lakukan, dan akan mencoba kembali untuk melakukan dalam suatu cara yang berbeda. (Dale Carnegie)
11. Sesuatu yang belum dikerjakan, seringkali tampak mustahil; kita baru yakin kalau kita telah berhasil melakukannya dengan baik. ( Evelyn Underhill)
12. Kebanyakan dari kita tidak mensyukuri apa yang sudah kita miliki, tetapi kita selalu menyesali apa yang belum kita capai. (Schopenhauer)
13. Belajarlah dari kesalahan orang lain. Anda tak dapat hidup cukup lama untuk melakukan semua kesalahan itu sendiri. (Martin Vanbee)
14. Musuh yang paling berbahaya di atas dunia ini adalah penakut dan bimbang. Teman yang paling setia, hanyalah keberanian dan keyakinan yang teguh. (Andrew Jackson)
15. Istilah tidak ada waktu, jarang sekali merupakan alasan yang jujur, karena pada dasarnya kita semuanya memiliki waktu 24 jam yang sama setiap harinya. Yang perlu ditingkatkan ialah membagi waktu dengan lebih cermat. (George Downing)
http://ustadchandra.wordpress.com/2009/12/11/page/2/
http://ustadchandra.wordpress.com/2009/12/11/page/2/
Langganan:
Postingan (Atom)


